Apa itu jati thinning? Jati thinning adalah pohon jati muda yang ditebang saat penjarangan baris tanam, umumnya umur 7-12 tahun, untuk memberi ruang tumbuh bagi pohon yang dipertahankan. Kayu ini berdiameter kecil dan lunak sehingga selama ini lebih sering berakhir sebagai arang atau kayu bakar.
Angka dari Thailand utara menarik. Kayu jati umur 12 tahun hasil penjarangan diuji lentur dan kekerasannya, lalu diberi tiga perlakuan berbeda. Kayu mentah mencatat MOR 661 ksc dan MOE 83.065 ksc. Kayu panggang naik ke 810 ksc dan 94.239 ksc. Kayu yang direndam air tiga hari lalu dijemur di matahari mencatat MOR 761 ksc dengan MOE 104.607 ksc, kekakuan tertinggi dari ketiganya. Selisihnya bukan kecil. Perlakuan sederhana mengubah kayu yang dipandang sebelah mata jadi material yang serius untuk furniture komunitas.
Kenapa kayu penjarangan selama ini dibakar
Petani jati di Thailand utara menanam dengan jarak 3x3 meter. Setiap tahun, baris tanam dirapatkan lewat penebangan sela agar tajuk tidak terlalu rapat dan batang tumbuh lurus. Konsekuensinya, saban tahun keluar tumpukan jati muda umur 7-12 tahun. Kayunya lunak, tidak cukup awet untuk dipakai, dan harga jualnya rendah. Banyak yang akhirnya dibakar jadi arang atau dipakai memasak. Nilai ekonomi hilang, lingkungan ikut dirugikan.
Penjelasan teknisnya sudah lama didokumentasikan. Kollert dan Cherubini merangkum enam masalah jati muda: porsi gubal besar, serat pendek, dinding sel tipis, sudut mikrofibril besar, kerapatan rendah, dan kekuatan di bawah jati dewasa. Industri furniture Thailand pun ogah memakainya.
Namun dua temuan yang dikutip di dalam paper ini memberi celah. Rizanti dan koleganya menguji jati rotasi pendek dan rotasi panjang, hasilnya nilai MOE dan MOR tidak berbeda. Darmawan dan koleganya menemukan hal serupa: jati umur 7-12 tahun punya susut MOE dan MOR yang tidak berbeda dengan jati umur 40-50 tahun. Artinya vonis terhadap jati muda perlu diuji ulang, terutama bila pemrosesan sebelum pakainya diperbaiki.
Tiga perlakuan, satu pemenang yang murah
Peneliti dari King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang menguji 54 potong jati umur 12 tahun dari pangkal, tengah, dan ujung batang. Ukuran uji lentur 50 x 50 x 760 mm, uji kekerasan 50 x 50 x 150 mm, mengikuti standar ASTM D 143. Tiga teknik disiapkan. Pertama, kayu mentah yang diproses dalam empat hari lalu dikeringkan di dalam ruangan. Kedua, kayu yang dipanggang pada suhu 50-80 derajat Celsius selama 336 jam. Ketiga, kayu yang direndam air selama 72 jam lalu dijemur di matahari 140 jam dalam rentang 14 hari.
Hasil uji kekerasan relatif berimpit. Rata-rata kayu mentah 474 kg, kayu panggang 477 kg, kayu rendam jemur 497 kg. Bedanya tipis. Pada uji lentur, jarak mulai terbuka. Nilai MOR rata-rata kayu mentah 661 ksc, kayu panggang 810 ksc, kayu rendam jemur 761 ksc. Nilai MOE rata-rata kayu mentah 83.065 ksc, kayu panggang 94.239 ksc, kayu rendam jemur 104.607 ksc. Kadar air ikut turun dari 13,5 persen pada kayu mentah menjadi 9,3 persen pada kayu panggang dan 10,6 persen pada kayu rendam jemur. Paper ini menyimpulkan teknik rendam dan jemur sebagai yang terbaik untuk kekuatan lentur, dengan catatan tambahan: hemat energi dan ramah lingkungan.
Dimensi tiap bagian batang ikut dicatat. Pangkal selebar 20 cm, tengah 15 cm, ujung 10 cm. Variasi ini penting untuk perencanaan produk. Potongan pangkal yang paling lebar bisa dialokasikan ke komponen yang menahan beban, sisa ujung untuk bilah kecil atau ornamen.
Kenapa rendam lalu jemur bisa menguatkan
Mekanismenya sederhana dan masuk akal untuk iklim tropis. Perendaman melarutkan pati dan gula di dalam pulp kayu. Kedua zat itu adalah undangan bagi serangga. Begitu kadarnya turun, serangan hama berkurang tanpa bahan kimia. Penjemuran berikutnya dilakukan pada kondisi panas tinggi dan kelembapan rendah khas April di Thailand utara, sehingga pengeringan berjalan alami dengan biaya nyaris nol.
Paper ini menuliskan alasannya secara eksplisit: *"the strength of the wood can be enhanced in order to support the weight by using the technique of soaking the teak wood in water and drying it in the sun."* Tidak ada oven, tidak ada emisi pembakaran, tidak ada polusi udara seperti pada pemanggangan. Kearifan komunitas yang diwariskan turun temurun ternyata punya penjelasan fisika yang bisa diukur.
Survei terhadap 194 responden memperkuat sisi pasarnya. Sampel terdiri dari 49 pengusaha furniture dan produk kayu di Provinsi Phrae plus 145 konsumen di pasar malam budaya setempat. Analisis faktor mereduksi 33 variabel menjadi 18 indikator dalam empat faktor: pengetahuan produk, kebijakan dan kebutuhan sosial, material, dan prosedur produksi. Keempatnya memengaruhi keputusan beli, dengan prosedur produksi mencatat kepuasan rata-rata 3,83 dari skala 5. Konsumen menghargai ketika cara pengolahan kayunya dijelaskan terbuka.
Kesimpulan
Jati penjarangan umur 12 tahun bukan kayu afkir. Data lentur menunjukkan kayu yang direndam lalu dijemur menembus MOE 104.607 ksc dengan MOR 761 ksc, melampaui kayu mentah yang hanya 83.065 ksc dan 661 ksc. Tekniknya murah, tanpa oven, dan cocok untuk iklim tropis. Pekerjaan rumahnya tinggal satu: sortir berdasarkan posisi batang dan jaga kadar air di bawah 11 persen sebelum masuk produksi.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa yang dimaksud low thinning pada jati?
Penebangan sela pada tegakan muda untuk mengurangi kerapatan tajuk. Pohon yang dicabut umumnya berumur 7-14 tahun. Tujuannya agar pohon sisa tumbuh lurus dan berdiameter besar.
Apa itu MOR dan MOE?
MOR atau modulus of rupture adalah tegangan patah saat kayu dibengkokkan sampai rusak. MOE atau modulus of elasticity adalah kekakuan, seberapa besar kayu melendut di bawah beban tertentu. Keduanya dinyatakan dalam ksc, kilogram per sentimeter persegi.
Kenapa kayu rendam jemur mengalahkan kayu panggang pada MOE?
Kayu panggang unggul pada MOR, 810 berbanding 761. Kayu rendam jemur unggul pada MOE, 104.607 berbanding 94.239. Perendaman membersihkan pati dan gula sehingga serat mengering lebih merata saat dijemur, hasilnya lebih kaku walau titik patahnya sedikit di bawah kayu panggang.
Apakah semua jati muda otomatis layak jadi furniture?
Tidak. Syaratnya tiga: umur minimal sekitar 12 tahun, bukan 5-7 tahun yang gubalnya dominan; kadar air dijaga di kisaran 9-11 persen; dan komponen struktural diambil dari bagian pangkal yang paling lebar dan padat.
Relevansinya dengan jati rakyat Indonesia?
Pola tanam rapat dan tebang sela juga terjadi di hutan rakyat. Kayu hasil penjarangan yang selama ini dijual murah atau dibakar bisa diperlakukan dengan cara yang sama: rendam tiga hari, jemur dua minggu, sortir per bagian batang, baru masuk workshop.
Artikel ini disusun dari berbagai sumber terpercaya, riset akademik, literatur industri, dan pengalaman workshop, untuk menyebarluaskan informasi yang bermanfaat bagi industri perkayuan.
Sumber Riset
- Kijmongkolvanich, S. (2023). Properties of 12-Year Low Thinning Teak Wood for Furniture Production of Communities in Thailand. International Journal of Design & Nature and Ecodynamics. https://www.iieta.org/download/file/fid/95978
Suka detail ukiran kayu jati seperti ini?
Lihat koleksi kaligrafi ukiran kayu jati kami. Diukir CNC presisi ±0,1 mm, kayu jati solid, finishing handmade di Bandung.